Wednesday, December 30, 2015

Pindahan.

Jadi.

Senin kemarin gw pindah gedung, dr lantai 42 gedung belakang, ke lantai 23 gedung depan.

Somehow i will miss the gedung belakang ambience. Tp yg paling berkesan adalah justru lantai 41 nya, hahaha.

I'm not gonna tell you why. Bye. Haha.

Best,
Wira

Thursday, July 9, 2015

Pilih mana?

Pilih mana? Introspeksi atau mengulang cerita yang sama dengan orang berbeda?

Start the whole story when you're ready, not because you're lonely.

Best,
Wira

Sunday, July 5, 2015

Dirgahayu ke 69, Bank Negara Indonesia!!!



Dirgahayu BNI!!!
Semoga jaya selalu dan membawa keberkahan bagi segenap karyawannya!!

Mau bank biru tua mengklaim umurnya sudah lebih dr 100 tahun, tp tetep aja bank pertama yang dimiliki Indonesia itu ya BNI.

Presiden Soekarno, menetapkan tanggal 5 Juli sebagai hari lahir BNI dan hari Bank Nasional.

Best,
Wira

Sunday, May 31, 2015

May.

Postingan bulan Mei ini buka tentang keriaan.



Innalillahi wa innaillaihi roji'un.
Foto di atas adalah foto terakhir gw bersama nenek tercinta, diambil awal april yang lalu. Nenek berpulang ke rahmatullah tanggal 7 mei 2015 yang lalu.

Mohon kemurahan hati teman2 untuk turut mendoakan almarhumah agar mendapatkan tempat terbaik disisiNya, dimaafkan segala kekhilafannya dan diterima segala amal perbuatannya. Aamiin YRA.

Semoga kemurahan hari teman2, mendapatkan balasan yang setimpal dari Allah SWT, aamiin YRA.


Best,
Wira

Friday, April 24, 2015

Hari Angkutan Nasional

Just saw a post from the most well known provider in the country, said that today is national public transportation day.


Selamaaat!!!

Best,
Wira

Monday, April 6, 2015

Note to myself

Jadi ceritanya selasa, tgl 31 Maret yang lalu, seperti biasa, untuk mencapai daerah tempat kerja dari tempat tinggal, gw naik KRL, biasanya sih makan waktu kurang lebih 30 menit.

Selama setahun lebih jadi anak kereta (anker) gw dapet banyak cerita dan pengalaman ngeliat langsung, temen-temen atau penumpang lain yang jadi korban copet dengan modus menyilet tas.

Antisipasi yang paling gampang ya taro semua barang bawaan di depan sih, biar selalu dalam perhatian, dan alhamdulillahnya, sampai sebelum hari selasa yang lalu, gw aman.

Entah kenapa, selasa yang lalu, selama di kereta gw mikir tentang silet menyilet itu, terpikir kalo gw belum pernah disilet, tp kata orang, untuk yang jelek-jelek, kita jangan bilang belum pernah, bilangnya ngga pernah. Karena kalo bilang belum pernah, sewaktu-waktu akan kejadian tuh.

Selama perjalanan gw curiga sm satu orang ini di belakang gw, tangannya ga ky org lain yg ngejaga barang bawaannya, tp tangannya diturunin ke bawah, jadi kerasa sam gw kalo tangannya lg kena kantong celana gw bagian belakang, ini orang pake jaket barcelona fc, by the way, dia yg gw suspect, tapi karena semua barang bawaan aman di tas, ya gw santai-santai aja. Sampai ketika kereta tiba di stasiun Sudirman, semua orang berbondong-bondong turun, waktu itu gw kesulitan untuk turun karena berdesak-desakan dan penumpang yang ada di deket pintu tapi ga turun menahan kita-kita yang mau turun. Namanya juga harus turun di sudirman, ya gw berusaha melepaskan diri dari desakan orang-orang yg ga turun ini kan, dengan ngedorong mereka semua, gw dapet celah untuk meloloskan diri dan turun di sudirman.

Eh bener si kampret, ketika gw udah turun di sudirman, gw mendapati sisi kiri tas gw udah robek tersilet dengan sukses. Seketika gw sadar kalo itu tempat gw nyimpen ipod. Ipod kesayangan raib, menyisakan earphone saja. Bangke.

Bener kan! Jangan bilang belum pernah untuk yang jelek-jelek. Dan yang paling penting, ini peringatan, harus banyak sedekah, sebagian dari harta kita itu punyanya kaum dhuafa. Note to myself, harus lebih banyak sedekah. InsyaAllah.

Best,
Wira

Wednesday, March 18, 2015

Ironic

We buy things we don't need...
With money we don't have...
To impress people we don't like..

Human...

Best,
Wirprat